Akhirnya Barcelona Tumbang Juga

Akhirnya Barcelona Tumbang Juga Akhirnya Barcelona Tumbang Juga

Bangka News - Sang Pemimpi

Bangka News - Sang Pemimpi Bangka News - Sang Pemimpi

Kasus bullying (pelecehan) terhadap anak melalui jaringan sosial berakhir dengan penculikan

 Kasus bullying (pelecehan) terhadap anak melalui jaringan sosial  berakhir dengan penculikan  Kasus bullying (pelecehan) terhadap anak melalui jaringan sosial  berakhir dengan penculikan

Dilamar Pengusaha, Dian Sastro Menikah Bulan Mei 2010

Dilamar Pengusaha, Dian Sastro Menikah Bulan Mei 2010 Dilamar Pengusaha, Dian Sastro Menikah Bulan Mei 2010
Latest News

TV Movie | Kasus Facebook, Indonesia Harus Belajar dari Inggris

Posted by The Medit'z on Jumat, 19 Februari 2010 , under | komentar (0)



Kasus Facebook, Indonesia
Harus Belajar dari Inggris



JAKARTA, The Meditz — Maraknya kasus bullying (pelecehan) terhadap anak melalui internet yang berakhir dengan penculikan, pemerkosaan, dan kejahatan lainnya tidak bisa dianggap angin lalu. Lebih dari itu, kejadian tersebut kini mulai merambah jejaring sosial yang sangat digemari generasi muda.

Pemerintah mungkin bisa belajar dari Inggris untuk mengatasi masalah sosial ini secara bersama-sama. Pemerintah Inggris telah menyediakan Child Exploitation and Online Protection Centre atau CEOP Centre. CEOP telah menyediakan situs khusus yang memberikan segala informasi mengenai kejahatan terhadap anak melalui internet. Di situs tersebut ada informasi anak hilang, daftar pencarian orang (DPO), jenis kasus, dan tips-tips bagi orangtua dan anak-anak untuk menghindari terjadinya kejahatan.

Belum lama ini, Pemerintah Inggris juga mencanangkan kampanye "Nasihati... Bantu... Laporkan" pada Hari Internet Aman (Internet Safety Day) pada 9 Februari 2010. Bersamaan dengan itu, CEOP bekerja sama dengan Microsoft merilis skema pelaporan yang memudahkan warga saling berbagi informasi dan tips mengenai kejahatan internet. Hal tersebut dapat dilakukan dari tool bar tambahan yang dapat dipasang pada browser web Internet Explorer 8.

"Di situ ada informasi mengenai program berbahaya, seperti jenis virus, contoh perlakuan kasar, cyberbullying, dan search engine khusus dari internet safety partner," kata Tony Seno Hartono, National Technology Officer Microsoft Indonesia di Jakarta, Rabu (17/2/2010).

Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya koar-koar mengenai internet aman kalau tidak berinisiatif melakukan langkah nyata yang dirasakan langsung masyarakat luas. Dia menilai Program Internet Sehat yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini baik, tetapi belum cukup. Soal regulasi, ia juga menekankan harus ada ketegasan agar tidak menimbulkan banyak interpretasi.

"Kalau pemerintah Indonesia punya program yang sama seperti di Inggris, kami siap membantu," tambah Mona Monica, PR Manager Microsoft Indonesia. Ia mengatakan bahwa saat ini Microsoft sebenarnya juga sudah menjalin kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk menghubungkan program Child Exploitation Tracking System (CETS) yang merupakan jaringan informasi kejahatan terhadap transnasional yang awalnya dipasang di Kanada dan Australia.

Jadi, apakah Pemerintah Indonesia merasa perlu membuat sejenis CEOP? Semua itu tergantung seberapa besar kemauan dan dukungan dari pemerintah untuk menangani masalah kejahatan terhadap anak-anak ini.( Kompas.com)

TV Movie | Nyawa Firaun Tut Direnggut Malaria

Posted by The Medit'z on Rabu, 17 Februari 2010 , under | komentar (0)



Nyawa Firaun Tut Direnggut Malaria



The Meditz - Raja Tut bisa dibilang adalah firaun paling populer. Para ilmuwan berusaha menebak mengapa ia mati muda. Salah satu dugaan yang muncul adalah bahwa Raja Tut meninggal akibat malaria dan kelainan tulang, itulah hasil dari analisa DNA mumi terkini.

Firaun Tutankhamun adalah firaun paling populer. Ia merupakan bagian dari dinasti ke-18 dari Kerajaan Baru Mesir, yang bertahan kira-kira dari 1550 - 1295 SM. Firaun cilik itu meninggal pada tahun kesembilan dari pemerintahannya, sekitar 1324 SM, pada usia 19 tahun.

Karena Tutankhamun mati muda dan tak memiliki ahli waris, maka muncul banyak spekulasi tentang kematiannya, termasuk tentang penyakit menurun di keluarga kerajaan tersebut.

Analisa DNA mumi termutakhir mencoba mendeteksi tanda-tanda penyakit - baik yang sifatnya menurun atau bukan - yang mungkin menyebabkan tewasnya Raja Tut. Tes DNA juga telah memberi kepastian lebih tentang identitas dan korelasi beberapa mumi yang sebelumnya ditemukan, dua diantaranya diduga orang tua Raja Tut.

Dari barang-barang peninggalan diduga bahwa keluarga raja di masa itu memiliki ciri-ciri yang agak kemayu atau androgynous, alias penampilannya tak jelas apakah pria atau wanita. Bahkan diduga adanya kelainan gynecomastia, yaitu pembesaran buah dada pada pria yang biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon; dan sindrom Marfan, yaitu sindrom dimana para penderitanya memiliki tangan dan kaki yang abnormal panjangnya, jemarinya sangat ramping, dan biasanya mereka juga menderita kelainan jantung.

"Tapi kebanyakan diagnosa penyakit ini disimpulkan dari pengamatan artefak, dan bukan dengan mempelajari sisa mumi keluarga bangsawan," kata seorang ilmuwan yang ikut dalam analisa itu.

Zahi Hawass, ketua Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Kairo, Mesir, dan para koleganya melakukan penelitian untuk menentukan korelasi antara 11 mumi keluarga kerajaan dari masa Kerajaan Baru Mesir, dan juga untuk mencari petunjuk akan adanya penyakit yang diturunkan secara genetis, yang ditularkan, atau akibat hubungan darah.

Para peneliti juga mencari bukti penyebab kematian Tutankhamun. Sejumlah peneliti lain sempat membuat hipotesa bahwa kematiannya akibat luka, septicemia (infeksi aliran darah), atau embolisme lemak (pelepasan lemak ke dalam arteri) setelah terjadinya kerusakan tulang paha, bahkan juga mungkin karena dibunuh dengan pukulan di belakang kepala, atau karena diracun.

Sejak September 2007 hingga Oktober 2009, mumi-mumi bangsawan itu diteliti menyeluruh secara antropologis, radiologis, dan genetika. DNA diambil dua hingga empat kali untuk tiap mumi. Hasil analisa menunjukkan, ternyata tak ditemukan tanda-tanda gynecomastia ataupun sindrom Marfan.

"Penggambaran orang dalam seni di masa Amarna merupakan gaya yang dipesan oleh para bangsawan sendiri, mungkin karena adanya aturan keagamaan dari Akhenaten (yang diduga adalah ayah Tut)," kata sang peneliti.

"Rasanya tak mungkin bila Tutankhamun atau Akhenaten memiliki penampilan yang terlalu feminin. Harus diingat bahwa raja-raja Mesir kuno beserta keluarganya biasanya digambarkan dengan gaya yang di-'ideal'-kan," tambahnya.

Tapi para peneliti DNA itu memang menemukan sejumlah kejanggalan fisik dalam keluarga Tutankhamun. "Beberapa kelainan terdiagnosa pada Tutankhamun, termasuk kelainan Kohler (kelainan tulang); tapi kejanggalan-kejanggalan itu tidak fatal."

Bekas genetik parasit penyebab malaria ditemukan pada beberapa mumi tersebut, termasuk pada mumi Raja Tut. Penelitian genetik itu memberi indikasi bahwa terjadi malaria sekaligus dengan kondisi tubuh yang menyebabkan kekurangan darah pada tulang, sehingga bagian tulang tertentu menjadi rusak. Kerusakan tulang itulah yang membunuh Raja Tut.

"Kelumpuhan dan malaria yang diderita Tutankhamun terbukti dari ditemukannya tongkat dan persediaan obat-obatan di makamnya," kata peneliti.

Harus diingat bahwa orang Mesir cenderung percaya bahwa barang-barang dalam makam akan digunakan pada kehidupan selanjutnya. Para ilmuwan juga menduga bahwa mungkin sang raja terjatuh sehingga kakinya mendadak patah, sehingga kondisi sang raja menjadi kritis, lalu ditambah pula dengan infeksi malaria. Penemuan ini dimuat dalam jurnal American Medical Association edisi 17 Februari. ( Kompas.com)

TV Movie | Bai Ling Senang Payudaranya Bisa Membuat Orang Tersenyum

Posted by The Medit'z on , under | komentar (0)



Bai Ling Senang Payudaranya
Bisa Membuat Orang Tersenyum

LOS ANGELES, The Meditz - Kehadiran aktris Bai Ling dalam sejumlah acara kerap jadi perhatian. Penyebabnya, ia selalu berpakaian seronok tanpa malu mengumbar payudaranya.

Soal itu, Bai Ling mengaku nyaman-nyaman saja. Malah, ia bilang hal itu memang sengaja demi menghibur para penggemarnya. Sudah menjadi tugasnya sebagai seorang selebriti menghibur banyak orang.

Kiprah bintang Wild Wild West ini, dalam urusan buka-bukaan, tak usahlah disangsikan lagi. Ia pernah berpose bugil di majalah Playboy.

Semua itu benar-benar dinikmatinya. Bahkan Ling mengaku tak peduli ketika ia beberapa kali kerap mengalami "kecelakaan" dalam berkostum, apa itu tali bajunya copot, kancing bajunya lepas atau apapun yang membuat payudaranya terlihat begitu sempurna.

Ling mengaku hal itu sama sekali tidak membuatnya malu. Malah ia senang. Toh menurutnya, hal itu adalah bagian dari pekerjaannya sebagai selebriti. "Itu adalah bagian dari pekerjaan. Anda harus menjual majalah. Kadang-kadang, sebagai seorang aktor, bagian dari tugas kita adalah untuk menjadi seorang badut. Bagi sebagian orang, merupakan hal yang menyenangkan. Selama bekerja keras, pastinya Anda juga butuh 'hiburan'," ujarnya.

Bagi aktris asal China ini, semua yang jalani dilakukannya dengan senang hati. Dengan demikian ia bisa memenuhi keinginan fansnya.

Kepada majalah khusus dewasa, Hustler, ia menjelaskan, "Jika foto-foto yang menampilkan payudara dan puting saja bisa memberikan senyum ke orang lain, saya tidak keberatan. Karena itu adalah sebagian dari tugas saya. Sebagai gantinya, aku bisa menikmati kemewahan sebagai seorang aktris." (imdb/TFT/Kompas.com)

Kesehatan | Seks Makin Nikmat Dibantu Cairan Lubrikasi

Posted by The Medit'z on , under | komentar (0)




Seks Makin Nikmat

Dibantu Cairan Lubrikasi


The Meditz — Kurangnya foreplay atau ketika Anda sedang tidak mood bercinta sering menyebabkan kurangnya kadar pelumas pada vagina. Bila dipaksakan melakukan penetrasi, vagina tentu akan terasa perih. Padahal, kadang-kadang Anda sedang dijadwalkan melakukan hubungan seksual. Misalnya, ketika sedang memprogram untuk kehamilan.

Vagina juga cenderung menjadi kering ketika Anda sedang dalam masa menyusui, memasuki masa menopause, atau akibat keadaan hormonal, yakni saat menjelang datang bulan.

Menurut Debby Herbenick PhD, penulis buku Because it Fells Good: A Womans guide to Sexual Pleasure and Satisfaction, pada saat seperti itu Anda dapat menggunakan cairan lubrikasi. Cairan pelumas digunakan untuk membantu Anda mengurangi rasa nyeri (sebagai pelicin) saat berhubungan seksual. Keuntungan lain dari penggunaan lubricant adalah meningkatkan kenikmatan dalam bercinta.

''Penelitian membuktikan bahwa cairan pelumas terkait erat dengan kenikmatan dan kepuasan dalam masturbasi atau hubungan seksual ketimbang hubungan seks yang tidak menggunakan pelumas,'' imbuh Herbenick.

Cairan pelumas yang baik akan membuat Anda terhindar dari rasa frustrasi dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kepuasan.

''Pertambahan usia dan frekuensi hubungan seksual yang berkurang akan membuat waktu yang dibutuhkan untuk menstimulasi vagina akan makin bertambah. Nah, pelumas bisa membantu Anda dan pasangan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menstimulasi vagina,'' papar Dr Ava Cadell, loveologist dan pendiri Loveology University, universitas online untuk pelatihan relationship.

Penggunaan cairan ini juga mempermudah tubuh untuk siap melakukan hubungan seks meskipun Anda sedang tidak berhasrat. ( Kompas.com)

Produk lubricant bisa Anda peroleh di apotek-apotek atau toko obat.


News info *

> Jangan Campur Minuman Energi dan Alkohol

> Tak ada obat untuk penyakit jantung

Bangka News | Babel Jadi Sentra Listrik Nasional

Posted by The Medit'z on Selasa, 16 Februari 2010 , under | komentar (0)



Babel Jadi Sentra Listrik Nasional


PANGKALPINANG, The Meditz - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kini sudah mulai kehilangan kebanggaan kejayaan lada Muntok White Pepper dan kejayaan timah yang mulai menipis, saatnya tampil di tingkat nasional dan dunia dengan keputusan strategis menjadikan Bangka Belitung tempat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

“Mari kita jadikan Babel menjadi sentra listrik nasional murah dan aman. Dengan menyediakan energi listrik 3.000 - 4.000 Megawatt, selain kebutuhan listrik Babel tercukupi kelebihannya kita pasok ke Jawa, Sumatera, bahkan Kalimantan karena posisi strategis kita,” tegas Walikota Pangkalpinang, Drs H Zulkarnain Karim MM di hadapan Forum Diskusi Awal PLTN di Babel yang digelar di Rumah Dinas Walikota, Selasa (16/2).

Sebelumnya, Zulkarnain Karim bersama para bupati se Bangka Belitung telah mengunjungi Pusat Penelitian dan Teknologi (Puspitek) di Serpong Tangerang atas undangan Badan Teknologi Atom Nasional (Batan). Walikota dan para Bupati dalam koordinasi gubernur telah sepakat ada dua lokasi pembangunannya yaitu Pulau Lepar atau Pulau Nanduk.
“Saya sudah berdiskusi dengan sejumlah pakar nuklir. PLTN bisa dibangun di Indonesia.

Saya juga sudah ajak seluruh bupati di Bangka Belitung ke Batan, meninjau Puspitek nuklir di Serpong. Ada empat daerah yang diusulkan sebagai tempat pembangunan PLTN yakni Babel, Banten, Kaltim dan Jawa Tengah. Dari keempat daerah itu, Babel kandidat terkuat didirikan PLTN,” kata Zulkarnain.

Hadir dan memberikan pemaparan Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Demokrat Sutan Batoegana, LSM Penggiat Nuklir Ir Ali Herman, Pengamat Nuklir Markus Wouran, Kemas Danil.

Sedang penanggap antara lain Perwakilan PT Timah Ir Syamsul, PT PLN Babel Gathut, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Bangka Pos Group Agus Ismunarno, Pemimpin Redaksi Pangkalpinang Pos Husen dan di hadiri sejumlah kepala dinas pemerintah kota, pejabat provinsi dan pemkot Pangkalpinang serta wartawan.

Kebijakan strategis ini dinilai sangat tepat sesudah lima lembaga swadaya masyarakat (LSM) bidang energi menyampaikan hasil kajiannya di Jakarta, Selasa (2/2) lalu kepada pers. Mereka menyatakan Indonesia memerlukan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) mulai tahun 2015. Kajian peran energi nuklir ini dilakukan dengan memperhatikan aspek ketahanan energi, ekonomi, teknologi, sosial budaya dan lingkungan.

LSM yang telah melakukan kajian energi nuklir itu adalah Masyarakat Peduli Energi dan Lingkungan (MPEL), Himpunan Masyarakat Nuklir (HIMNI), Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Institute Energi Nuklir (IEN) dan Women in Nuclear (WIN) Indonesia. Menurut mereka energi nuklir adalah energi alternatif yang ramah lingkungan.

Lima LSM itu menegaskan, “Hasil kajian ini disampaikan untuk menggugah serta menyadarkan para pemangku kepentingan, bahwa PLTN akan sangat dibutuhkan sekitar tahun 2015. Konsumsi listrik nasional tahun 2055 misalnya akan meningkat 350 persen dari konsumsi saat ini.”

Now or Never! Pada forum diskusi itu Anggota DPR RI Sutan Batoegana dengan suara tinggi menyatakan, “Pembangunan PLTN merupakan keputusan yang strategis dan visioner. Selama ini kita dibodohi oleh negara-negara lain maupun pihak-pihak yang ingin tetap menjadikan kita pasar mereka. Mereka tidak ingin energi listrik kita beres. Penolakan PLTN di Muria Jepara misalnya ditengarai didanai oleh pihak-pihak tertentu,” kata Sutan Batoegana.

Ia menyampaikan keunggulan-keunggulan PLTN yang luar biasa efisiennya tapi menghasilkan energi listrik yang akan memberikan dampak kemajuan yang sangat pesat pada kehidupan masyarakat Bangka Belitung maupun masyarakat Jawa, Sumatera dan Kalimantan.

“Kalau ada segelintir yang mengkritik, boleh saja kita jadikan masukan agar PLTN lebih sempurna. Tapi kalau menolak dengan kepentingan tertentu dan menyesatkan masyarakat yang tidak tahu, itu yang harus kita sadarkan. Sudah ada sedikitnya empat provinsi yang mengusulkan.

Untuk sementara kami prioritaskan Babel. It’s now or never,” kata Sutan.
Sementara itu Ali Herman menyatakan jika PLTN tidak dimulai dari sekarang, maka Indonesia akan terus ketinggalan zaman. Jawabannya, PLTN di Indonesia harus berdiri dan lokasi yang tepat ada di Bangka Belitung.

Mantan Direktur Pembangkit PT PLN yang kini bergiat pada teknologi nuklir, Ali Herman menyebutkan, ketersediaan listrik Indonesia kalah dengan Singapura, Malaysia dan Thailand yaitu 600 KWH per kapita. Namun pengeluaran energi Indonesia sangat tinggi karena minyak bumi dijual ke luar negeri. Berdirinya PLTN menjadi bagian dari solusi alternatif.

Dia mencontohkan, pembangkit listrik berbahan bakar batu bara membutuhkan 8 juta ton batu bara pertahun untuk listrik sebesar 4.000 MW. “Kebutuhan batu bara sejumlah itu, berapa luas hutan yang harus dirambah. Padahal, dengan 1.000 ton uranium cukup untuk 4.000 MW itu. Jika ditarik kabel dari Pulau Lepar ke Jawa sepanjang 183 mil bisa untuk mengaliri daya 2.500 MW,” papar Herman.

Dia yakin pembangkit nuklir aman dengan tingkat kecelakaan 1:300 kejadian. Herman menyayangkan PLTN tidak masuk dalam Rencana Umum Kelistrikan Nasional (RUKN) PT PLN meski sudah diamanatkan UU No 17 Tahun 2007. “Namun PLTN harus jalan karena itu amanah UU,” tandas Ali.

Markus menambahkan di Indonesia ada tiga reaktor nuklir yang masih berjalan hingga sekarang dan aman. Artinya sumber daya manusia (SDM) bisa diandalkan dalam bidang nuklir.

“Tetapi ada hasutan dari antinuklir. Saya sudah berkeliling ke berbagai negara pengembang nuklir. Kita sebenarnya bisa tetapi sengaja dibuat bodoh negara lain,” tukasnya.

Desak Pemerintah

Menjawab pertanyaan, Sutan menyatakan keputusan politik sangat ditunggu-tunggu untuk mengubah rencana PLTN menjadi kenyataan. DPR RI memiliki kekuatan untuk mendesak pemerintah menjalankan amanat UU No 17 Tahun 2007 tersebut.

Sutan berjanji akan mendesak Dewan Energi Nasional membentuk tim nasional. Dia akan menemui Menteri ESDM agar serius menyikapi rencana tersebut.

“Kami tidak ingin daerah lain, cukup Babel. Saya lihat walikota semangat memaparkan keinginannya di Jakarta tempo hari,” katanya.

Sosialisasi

Walikota Pangkalpinang Zulkarnain Karim akan segera membentuk presidium seiring dengan pembentukan Tim Nasional. Ia juga berjanji bersama gubernur dan bupati akan melakukan sosialisasi dan langkah-langkah lainnya agar PLTN akrab di masyarakat.

“Saya akan ajak semua elemen termasuk LSM, pegawai dan komponen masyarakat mendukung rencana tersebut. Nuklir aman karena sudah masuk generasi ketiga dan dalam pantauan badan nuklir internasional. Untuk membangunnya tidak menggunakan APBD melainkan sedikit APBN dan dapat melalui sistem build operated transfer (BOT),” jelasnya. (ags/day / BANGKA POS.com)

Entertainment | Tika "T2" Terpaksa Dicaesar

Posted by The Medit'z on , under | komentar (0)



Pinggul Kecil, Tika

"T2" Terpaksa Dicaesar


JAKARTA, The Meditz -- Kebahagiaan kini tengah dirasakan Tika, personel duo vokal T2 (Tika dan Tiwi), setelah proses persalinan anak pertamanya berjalan lancar di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/2/2010) pukul 12.45 WIB.

Kabar gembira itu, dibenarkan Tiwi, rekanya duonya. "Tadinya tuh kemarin malam Tika harusnya sudah di rumah sakit. Tapi memang dia bandel, katanya enggak betah jadi ingin di rumah aja. Jam 3 pagi baru terasa kontraksi jadi langsung ke rumah sakit," ujar Tiwi.

Dikatakan Tiwi, bayi pertama Tika berjenis kelamin laki-laki dengan berat 3,4 kg dan panjang 49 cm. "Nama bayinya Arkana Uno Raharso. Tadinya, Tika ingin melahirkan normal tapi karena pinggulnya kecil sementara bayinya besar, ya jadi harus dicaesar," katanya

Sebagai sahabat, Tiwi mengaku senang dengan kabar kehadiran bayi pertama Tika. Ia bahkan mengaku tidak menyangka kalau Tika sudah menjadi seorang ibu. "Lucu ngeliat dia jadi ibu, tadi sempat ngobrol sebentar, dia ngeledek aku katanya kapan mau nikah?" ujar Tiwi.

Jadi kapan mau menyusul? "Aku juga mau jadi istri dan ibu, tapi nanti aja deh. Untungnya, aku enggak lihat kontraksinya. Takut," ujar Tiwi. (C9-09/KOMPAS. com)

TV Movie | Jika Tak Salah ? Mengapa Mengancam

Posted by The Medit'z on , under | komentar (0)



Jika Tak Salah,

Mengapa Harus Mengancam?


The Meditz Saling ancam. Itulah yang terjadi dalam komunikasi politik di Indonesia belakangan ini. Fenomena ini terlihat, misalnya, saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 8 Februari 2010, meminta polisi menindak pengemplang pajak.

Pernyataan itu tak hanya menyentak karena berbeda dari pola komunikasi Presiden sebelumnya yang cenderung mengiba. Namun, juga dengan cepat ditebak arahnya ke sejumlah perusahaan milik Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Kegelisahan di balik komunikasi itu juga cepat diduga, yaitu terkait sikap Partai Golkar yang cenderung kritis dalam kasus aliran dana talangan (bail out) Bank Century.

Beberapa hari sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Amir Syamsudin juga mengucapkan ”ancaman”, telah mengusulkan perombakan kabinet kepada Presiden. Alasannya, ada partai koalisi yang dinilai tidak mau seiring sejalan dalam kasus Bank Century.

Yang tak kalah mengagetkan, Aburizal menjawab ”ancaman” itu dengan mengumpulkan semua menteri dan kepala daerah yang menjadi kader Golkar bersama pimpinan partai itu. Ia juga mengatakan, jangan ”pernah mengancam”. Golkar tak gentar.

Banyak kasus

Fenomena ancam-mengancam ini juga dirasakan pihak lain. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy mengaku, partainya merasa tertekan atas penersangkaan kadernya, yakni Ketua PPP Endin AJ Sofihara dan mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah yang juga Ketua Majelis Pertimbangan PPP. Penahanan juga dialami Dhudie Makmun Murod, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang menyatakan, penahanan ketiga orang itu tidak ada sangkut pautnya dengan politik. KPK, yang kini oleh sejumlah kalangan dinilai lamban dalam menangani kasus Bank Century, menegaskan, penahanan itu hanya untuk memperlancar proses hukum.

Romahurmuziy menegaskan, PPP percaya dengan kinerja KPK dan tidak melihat adanya unsur politisasi dalam penahanan kader partainya. Namun, Sekretaris Jenderal PDI-P Pramono Anung mengatakan, dalam peristiwa besar, sering terjadi berbagai ”kebetulan”. Ia juga menegaskan, PDI-P tidak dapat ditekan.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham juga mengatakan, tekanan apa pun tak akan memengaruhi hasil Pansus Bank Century. Proses politik yang dilakukan dengan tekanan justru akan kontraproduktif. ”Sekarang seharusnya kita berdebat untuk menata Indonesia agar lebih maju,” katanya.

Danarka Sasangka, pengajar Fakultas Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, melihat, komunikasi ancam-mengancam menunjukkan, sejumlah elite politik mulai merasa terganggu dengan langkah pihak lain. ”Dengan mengancam, penguasa ingin berkata, kamu jangan main-main karena saya punya kuasa,” ucapnya. Namun, politik ancaman juga memunculkan pesan, pihak yang mengancam memiliki persoalan yang berusaha disembunyikan. (NWO/KOMPAS.com)

Worldcup 2010 | Cole Bisa Tampil di Piala Dunia

Posted by The Medit'z on Senin, 15 Februari 2010 , under | komentar (0)



Ancelotti : Cole Bisa
Tampil di Piala Dunia

LONDON, The Meditz - Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti, yakin Ashley Cole akan pulih lebih cepat dari cedera engkelnya dan bisa tampil di Piala Dunia 2010.

"Kehilangan Cole merupakan berita buruk, karena dia pemain yang penting bagi kami dan saya sangat kecewa. Namun, saya berharap dia pulih lebih cepat dan kembali sebelum akhir musim. Kami percaya, kemungkinan sangat realistis. Kami berharap bisa memulihkannya lebih cepat. Dalam tiga bulan, dia akan siap bermain. Jadi untuk Inggris, dia bisa bermain di Piala Dunia," beber pelatih asal Italia itu.

Bek asal Inggris itu mengalami cedera engkel, Rabu (10/2/2010), saat Chelsea menyerah 1-2 di kandang Everton pada lanjutan Premier League. Pada laga itu, pemain berusia 29 tahun tersebut tak bisa melanjukan pertandingan setelah bagian bawah kakinya ditendang striker pinjaman Everton, Landon Donovan. Akibatnya, Cole harus absen setidaknya tiga bulan dan terancam absen di Piala Dunia nanti.

Di Chelsea, Ancelotti tak kesulitan mencari penggantinya. Ia bisa memplot Yuri Zhirkov atau Paulo Ferreira mengisi posisi Cole. Namun, bagi pelatih Inggris, Fabio Capello, jika Cole berhalangan maka posisinya bisa digantikan bek Manchester City, Wayne Bridge.

Sayang, situasinya menjadi rumit terkait dugaan skandal seks mantan pacarnya, Vanessa Perroncel, dengan bek tengah John Terry. Bridge ogah bekerja sama dengan Terry di timnas gara-gara persoalan itu. (MRR/Kompas.com)

Worldcup 2010 | Maradona Tutup Pintu

Posted by The Medit'z on , under | komentar (0)



Maradona Tutup Pintu
"Tango" bagi Riquelme



BUENOS AIRES, The MeditzPelatih Argentina, Diego Armando Maradona, telah menutup pintu Argentina untuk pengatur serangan Boca Juniors, Juan Roman Riquelme. Maradona mengatakan, selama ia memegang komando atas tim "Tango", Riquelme tidak akan pernah bermain bersama Argentina.

Federasi Sepak Bola Argentina kabarnya tengah merayu Maradona untuk kembali memanggil mantan pemain Villareal tersebut. Dengan tegas, Maradona menolak gagasan Federasi Sepak Bola Argentina tersebut.

"Tidak perlu dibahas lagi. Saya memanggil Riquelme Maret (tahun lalu) dan dia tidak datang. Saya menyukai permainannya dan saya harap dia kembali menemukan permainan terbaiknya untuk Boca Juniors. Boca membutuhkannya," kata Maradona.

"Saya tidak tunduk kepada siapa pun. Saya memilih pemain yang sedang dalam kondisi terbaik. Sepak bola Argentina tidak terlupakan. Melihat anak-anak ini memakai seragam Argentina di ruang ganti dan melihat wajah mereka, Anda akan tahu siapa yang memecahkan masalah (di lapangan) dan siapa yang tidak pantas untuk memakai seragam," lanjut Maradona.

Dengan kepastian tidak dipanggilnya Riquelme ke tim "Tango", bisa dipastikan bahwa posisi pengatur serangan Argentina di Piala Dunia nanti akan menjadi milik Juan Sebastian Veron. (GL / Kompas.com)